Inventory Setting

Tujuan, pengguna, dan navigasi

Halaman pengaturan lokasi penyimpanan yang dipakai proses Inventory dan Warehouse. Menu Inventory → Inventory Setting membuka area berjudul Warehouses dengan empat tab: Warehouses, Bin Location, Kategori Pallet, dan Storage Type.

Pengguna fungsional yang relevan adalah administrator master data, Warehouse/Inventory Control, dan process owner lokasi. Nama PIC aktual belum ditetapkan; gunakan 04 - Matriks PIC dan RACI Proses SOLOG sebagai lembar penunjukan.

Alur dan variasi

Branch → Warehouse → Storage Type → Bin Location → penempatan item/transaksi gudang

  • Warehouse adalah lokasi induk dan terikat ke Branch.
  • Bin Location adalah lokasi rinci di dalam Warehouse serta memilih Storage Type.
  • Kategori Pallet dan Storage Type merupakan variasi klasifikasi lokasi/penyimpanan.
  • Pilihan Is Floor Stake dan For dangerous goods membedakan karakter bin.
  • Dampak perubahan master terhadap transaksi berjalan belum diuji; perubahan perlu persetujuan process owner.

Tab Warehouses

No.ElemenFungsi
1WarehousesMembuka daftar master warehouse.
2Bin LocationMembuka daftar lokasi rinci dalam warehouse.
3Kategori PalletMembuka daftar kategori pallet.
4Storage TypeMembuka daftar tipe penyimpanan.
5AddMembuka form warehouse kosong.
6Export ExcelMengeluarkan daftar sesuai akses dan filter.

Kolom daftar: Code, Name, Address, Branch, Volume Capacity (m3), Weight Capacity (kg), Status.

No.Kelompok field/tombol
1Branch, Code, Warehouse Name, Address, Latitude, Longitude, Volume Capacity (m3), Weight Capacity (kg), Luas Lahan (m2), Luas Bangunan (m2), Luas Gudang (m2)
2Peta penentuan lokasi; tampilan lokasi disamarkan dalam SOP.
3Save — menyimpan; tidak digunakan saat verifikasi.
4Back — kembali tanpa menyimpan.

Tab Bin Location

No.ElemenFungsi
1–4Tab pengaturanBerpindah antara master lokasi dan klasifikasinya.
5AddMembuka modal tambah Bin Location.
6Export ExcelMengeluarkan daftar sesuai hak akses.

Kolom daftar: Branch, Warehouse, Code, Type Storage, Volume Capacity (m3)—Total/Used, Weight Capacity (kg)—Total/Used.

No.Kelompok field/tombol
1Warehouse, Code, Storage Type
2Volume Capacity (m3), Weight Capacity (kg), Max Pallet, Luas (m2), Is Floor Stake, For dangerous goods, Map
3Back — menutup form tanpa menyimpan.
4Save — menyimpan; tidak digunakan saat verifikasi.

Field bertanda * yang terlihat: Warehouse, Code, Storage Type.

Tab Kategori Pallet

Kolom daftar: Kategori, Kode, Nama, Keterangan. Kontrol Add dan Export Excel tersedia. Pada verifikasi read-only, Add tidak menampilkan form atau dialog setelah dua percobaan dengan snapshot baru; field form belum dapat dinyatakan sebagai fakta UI.

Tab Storage Type

Kolom yang terlihat: Nama. Kontrol Add dan Export Excel tersedia. Pada verifikasi read-only, Add juga tidak menampilkan form atau dialog setelah dua percobaan; field form belum terverifikasi.

Prasyarat dan master data

Master dataDipakai padaPemeriksaan
BranchWarehouseEntitas/lokasi organisasi sesuai kewenangan.
WarehouseBin Location dan transaksi gudangKode, nama, alamat, kapasitas, dan status benar.
Storage TypeBin LocationTipe telah disetujui dan tidak duplikat.
Kategori PalletProses pallet yang relevanDefinisi kategori dan kode konsisten.
Bin LocationItem/transaksi gudangWarehouse, kapasitas, luas, dan karakter lokasi sesuai kondisi fisik.

Owner dan system of record dicatat di 05 - Register Master Data SOLOG; nama individu tidak diisi sebelum keputusan OLR.

SOP penggunaan

  1. Buka Inventory → Inventory Setting dan pilih tab yang sesuai.
  2. Cari master existing lebih dahulu untuk mencegah duplikasi.
  3. Untuk pemeriksaan warehouse, cocokkan kode, nama, Branch, alamat, kapasitas, luas, status, dan lokasi.
  4. Untuk pemeriksaan bin, cocokkan Warehouse, Code, Storage Type, kapasitas terpakai/total, Max Pallet, luas, serta penanda floor stake/dangerous goods.
  5. Gunakan Export Excel hanya bila diperlukan dan penerima memiliki kewenangan atas data lokasi.
  6. Untuk pembuatan/perubahan, siapkan bukti persetujuan dan lakukan hanya oleh user berwenang; perilaku validasi sesudah Save belum diuji dalam kajian ini.
  7. Sesudah perubahan resmi, periksa kembali pemakaian lokasi pada master item dan transaksi Warehouse.

Lampiran, keluaran, dan hubungan

Checklist

  • Master dicari terlebih dahulu dan tidak duplikat.
  • Branch, Warehouse, kode, tipe penyimpanan, kapasitas, luas, serta status benar.
  • Karakter floor stake dan dangerous goods sesuai kondisi operasional.
  • Perubahan disetujui process owner dan dilakukan oleh user berwenang.
  • Tidak ada data lokasi rinci atau transaksi existing yang disalin ke SOP.

Gap verifikasi

  • Form Kategori Pallet dan Storage Type belum terbuka setelah dua percobaan aman.
  • Validasi, notifikasi, dan dampak sesudah Save belum diuji.
  • Nama PIC/RACI aktual masih menunggu keputusan OLR.