Warehouse Setting

Tujuan

Mengatur parameter gudang yang menjadi dasar penerimaan, penempatan, picking, packaging, stock opname, dan pergerakan barang.

Pengguna

  • Administrator sistem/master data.
  • Warehouse Manager.
  • Inventory Control.
  • IT.

Warehouse → Setting

Hubungan dengan proses

Master Warehouses/Bin Location/Kategori Pallet/Storage Type → transaksi penerimaan, Put Away, Picking, stock, dan pallet

Warehouse Setting membuka route dan empat tab yang sama dengan 01 - Inventory Setting. Batas kepemilikan master antara Inventory dan Warehouse perlu ditetapkan agar tidak terjadi pemeliharaan ganda.

Prasyarat dan master data

DataPemeriksaan
Branch dan warehouseStruktur organisasi disetujui
WarehouseCode, Name, Address, Branch, kapasitas, dan Status
Bin LocationKode/lokasi penyimpanan; detail sudah dipetakan pada Inventory Setting
Kategori PalletKlasifikasi pallet
Storage TypeJenis penyimpanan
User/roleAkses perubahan master sesuai tugas

Tampilan halaman

NoElemenFungsi dan batasan
1WarehousesMembuka daftar master gudang.
2Bin LocationMembuka master lokasi/bin.
3Kategori PalletMembuka master kategori pallet.
4Storage TypeMembuka master jenis penyimpanan.
5AddMembuka form tambah pada tab aktif; tidak ditekan dalam putaran ini.
6Jumlah dataMenentukan jumlah baris per halaman.
7PencarianMencari data pada tab aktif.
8Export ExcelMenghasilkan file daftar; tidak ditekan.
9Tabel WarehousesMenampilkan Code, Name, Address, Branch, Volume Capacity (m3), Weight Capacity (kg), Status, dan aksi. Baris disamarkan.

Tombol, tab, filter, dan kolom

ElemenFungsiStatus
Empat tab masterMemilih domain konfigurasiTerverifikasi
AddMembuka form pada tab aktifTerlihat; tidak digunakan dalam putaran ini
Export ExcelMengekspor daftarTerlihat; tidak dijalankan
Pencarian/jumlah baris/sortMenavigasi daftarTerverifikasi
Edit/detailAksi per baris WarehouseIkon terlihat; tidak digunakan
Default/strategy/user-location accessTidak terlihat pada halaman daftarBelum dapat diklaim tersedia

Prosedur

  1. Pilih tab master yang akan ditinjau: Warehouses, Bin Location, Kategori Pallet, atau Storage Type.
  2. Gunakan Pencarian untuk memeriksa apakah kode/nama sudah ada.
  3. Pada tab Warehouses, periksa Code, Name, Address, Branch, Volume Capacity, Weight Capacity, dan Status.
  4. Cocokkan master dengan layout serta kapasitas fisik yang disahkan.
  5. Jika perubahan diperlukan, dokumentasikan alasan, pemilik data, dampak transaksi, dan persetujuan.
  6. Add/edit hanya dilakukan oleh PIC master data berwenang melalui kontrol perubahan.
  7. Setelah perubahan disetujui, uji dampaknya pada receiving, Put Away, Picking, stock, dan proses pallet.
  8. Gunakan Export Excel hanya untuk rekonsiliasi oleh pihak berwenang.

Lampiran dan keluaran

  • Peta/layout lokasi.
  • Daftar warehouse, bin location, kategori pallet, dan storage type.
  • Matriks akses user.
  • Catatan uji konfigurasi.

Hubungan dengan modul lain

ModulHubungan
Setting/User ManagementBranch dan role
Put Away/Picking/MovingLokasi operasional
Stock List/OpnamePosisi dan validasi fisik

Pemeriksaan akhir

  • Struktur lokasi sesuai kondisi fisik.
  • Kode tidak duplikat.
  • Branch, kapasitas, status, dan owner master diperiksa.
  • Dampak transaksi dan akses diuji.
  • Perubahan terdokumentasi.

Catatan operasional

Putaran ini hanya memverifikasi halaman daftar Warehouses dan keberadaan empat tab. Form Warehouse/Bin Location serta daftar tab lainnya sudah pernah diverifikasi dari route yang sama pada 01 - Inventory Setting. Add, edit, detail, dan export tidak dijalankan. Owner tunggal master, default strategy, akses per lokasi, dan dampak perubahan masih perlu keputusan OLR.