Warehouse Good Receipt

Pembeda halaman

Halaman ini adalah Warehouse Good Receipt. Hubungannya dengan Inventory Good Receipt perlu keputusan process owner agar satu penerimaan tidak dicatat dua kali.

Tujuan

Mencatat penerimaan operasional barang di Warehouse dan menyediakan referensi untuk QC serta put-away. Hubungan dokumen ini dengan Inventory Good Receipt harus dikonfirmasi agar tidak terjadi pencatatan ganda.

Pengguna

  • Receiving/Admin Warehouse.
  • Inventory Control.
  • Quality Control.
  • Supervisor Warehouse.

Warehouse → Good Receipt

Breadcrumb UI menampilkan Inventory → Good Receipt, walaupun halaman dibuka dari route dan menu Warehouse. Perbedaan label ini perlu dikonfirmasi agar user tidak keliru membedakannya dari Inventory Good Receipt.

Hubungan dengan proses

Dokumen inbound/PO → Warehouse Good Receipt → Incoming QC → Put Away

Daftar menunjukkan hubungan penerimaan dengan Customer, No Vendor Bill, dan status. Urutan pembentukan nomor BSTB, approval, QC, serta perpindahan stok belum diuji.

Prasyarat dan master data

DataPemeriksaan
Referensi inbound/PO/DOHarus sah dan belum pernah diterima
Branch dan WarehouseSesuai lokasi penerimaan
Customer/owner barangKepemilikan barang harus jelas
Item, UoM, dan qtyCocok dengan dokumen dan fisik
Receive DateSesuai waktu penerimaan
Vendor BillHubungan dengan tagihan harus diputuskan Finance
PIC dan approverSesuai matriks kewenangan OLR

Tampilan halaman

NoElemenFungsi dan batasan
1FilterMembuka parameter penyaringan; isi parameter belum dipetakan.
2AddMembuka form penerimaan baru.
3Jumlah dataMengatur jumlah baris menjadi 10/25/50/100/All.
4PencarianMencari pada daftar Good Receipt.
5TabelMenampilkan No. BSTB, Branch, Warehouse, Customer, Receive Date, Total Item, No Vendor Bill, Status, dan aksi Detail. Seluruh isi transaksi disamarkan.
6PaginationBerpindah antarhalaman daftar.

Tombol, tab, filter, dan kolom

ElemenFakta UIStatus kajian
FilterTerlihat pada daftarParameter tidak dibuka
AddTerlihat sebagai tombolDibuka read-only untuk form kosong
Pencarian/jumlah baris/paginationKontrol daftarTerverifikasi
Sort headerTerlihat pada kolomTidak dijalankan
Kolom daftarNo. BSTB, Branch, Warehouse, Customer, Receive Date, Total Item, No Vendor Bill, Status, aksiTerverifikasi
DetailIkon folder terlihat per barisTidak dibuka; isi transaksi tidak didokumentasikan
Form/lampiran/approvalForm Add terlihat dengan upload lampiranLampiran, Save, Draft, dan approval tidak dijalankan

Form Add

No.ElemenFungsi dan batasan
1BranchCabang penerimaan. Pada form kosong terisi Branch default user.
2Receipt TypeJenis penerimaan. Wajib dipilih sebelum proses lanjut.
3WarehouseGudang penerimaan.
4Receive DateTanggal dan jam penerimaan.
5No Invoice VendorNomor invoice vendor bila dokumen sudah tersedia.
6DescriptionKeterangan penerimaan.

No.ElemenFungsi dan batasan
7Upload LampiranArea unggah dokumen pendukung. Tidak digunakan dalam kajian read-only.
8BackKembali tanpa menyimpan.
9SaveMenyimpan penerimaan; tidak ditekan dalam kajian read-only.
10DraftMenyimpan sebagai draft; tidak ditekan dalam kajian read-only.

Prosedur

Pemeriksaan daftar

  1. Buka Warehouse → Good Receipt.
  2. Gunakan Filter, Pencarian, jumlah baris, atau pagination untuk menemukan dokumen.
  3. Cocokkan No. BSTB, Branch, Warehouse, Customer, dan Receive Date dengan dokumen inbound.
  4. Periksa Total Item, hubungan No Vendor Bill, dan Status.
  5. Gunakan Detail hanya bila user berwenang dan diperlukan untuk pemeriksaan; isi transaksi tidak boleh disalin ke SOP.

Pembuatan penerimaan

  1. Identifikasi apakah barang milik perusahaan atau milik customer.
  2. Cocokkan referensi inbound/PO/DO dan pastikan belum ada Good Receipt lain untuk kejadian yang sama.
  3. Hitung item, UoM, dan jumlah fisik serta catat selisih/kondisi tidak normal.
  4. Pilih Add hanya oleh Receiving/Admin Warehouse yang berwenang.
  5. Isi field sesuai form aktual dan kebijakan OLR: Branch, Receipt Type, Warehouse, Receive Date, No Invoice Vendor, Description, dan lampiran.
  6. Simpan/ajukan hanya setelah branch, warehouse, customer, tanggal, item, jumlah, bukti, dan approval diperiksa.
  7. Teruskan dokumen sah ke Incoming Quality Check dan Put Away.
  8. Rekonsiliasi status inbound, stok, serta hubungan Vendor Bill.

Lampiran dan keluaran

  • Dokumen inbound/PO/DO.
  • Surat jalan/delivery note.
  • Warehouse Good Receipt.
  • Bukti selisih.
  • Referensi No. BSTB dan status.

Hubungan dengan modul lain

ModulHubungan
Inventory Good ReceiptPerlu aturan referensi dan anti-duplikasi
Incoming Quality CheckPemeriksaan kondisi
Put AwayPenempatan barang
Stock ListHasil saldo/lokasi
Vendor Bills/Finance & Accounting/AccurateHubungan tagihan; system of record belum diputuskan

Pemeriksaan akhir

  • Tidak ada Good Receipt ganda.
  • No. BSTB, branch, warehouse, customer, dan tanggal benar.
  • Item, UoM, dan qty sesuai dokumen serta fisik.
  • Selisih dicatat.
  • Status dan hubungan Vendor Bill diperiksa.
  • QC dan Put Away ditindaklanjuti.

Catatan operasional

Daftar dan form Add sudah terverifikasi visual awal. Tombol Save dan Draft tidak ditekan; upload, validasi, approval, dan dampak stok tetap berstatus gap. Rapat 22 Juli menekankan pemisahan persediaan perusahaan dan barang customer, tetapi cara SOLOG membedakannya masih harus dikonfirmasi pada form dan kebijakan perusahaan.