Purchase Request TyMS
Tujuan
Purchase Request (PR) mencatat kebutuhan pengadaan ban, komponen, atau kebutuhan TyMS sebelum dibuatkan Purchase Order. Catatan rapat menyebut PR sebagai bagian alur ketika stok tidak tersedia.
Pengguna
- Fleet atau pemohon kebutuhan.
- Inventory.
- Purchasing.
- Approver sesuai kewenangan.
Navigasi
TyMS → Transaction → Purchase Request
Halaman daftar terverifikasi

| Anotasi | Elemen | Fungsi yang terlihat |
|---|---|---|
| 1 | Filter | Membuka penyaringan daftar Purchase Request. |
| 2 | Add | Membuka proses penambahan PR. Form aktual belum dapat diverifikasi pada dev. |
Kolom yang terlihat: Branch, Purchase Request Code, Requested Date, Expected Date, dan Status. Isi transaksi tidak ditampilkan dalam SOP.
form-tambah-perlu-verifikasi
Tombol Add terverifikasi, tetapi field, detail item, lampiran, validasi, dan tombol pada form tambah masih menunggu verifikasi.
Posisi dalam alur
Kebutuhan/Stok tidak tersedia → Purchase Request → Persetujuan → Purchase Order
Data bisnis yang perlu disiapkan
Ini bukan konfirmasi nama field UI:
- Branch dan pemohon.
- Tanggal serta waktu kebutuhan.
- Item, spesifikasi, kuantitas, dan satuan.
- Alasan/keperluan.
- Lokasi/warehouse tujuan.
- Dokumen pendukung bila diwajibkan.
Prosedur proses
- Periksa Daftar Ban dan Stock Ban untuk memastikan kebutuhan tidak dapat dipenuhi dari stok.
- Pastikan item/master yang diminta sudah tersedia dan benar.
- Susun permintaan sesuai kebutuhan yang disetujui.
- Lampirkan dasar kebutuhan apabila kebijakan perusahaan mewajibkannya.
- Ajukan ke jalur persetujuan.
- Setelah disetujui, purchasing menindaklanjuti ke Purchase Order.
Pemeriksaan akhir
- Kebutuhan tidak tersedia di stock.
- Item, jumlah, satuan, dan warehouse tujuan benar.
- Alasan serta bukti kebutuhan tersedia.
- Status persetujuan dapat ditelusuri.
Batas verifikasi
- Halaman daftar, kolom, tombol Filter dan Add sudah terverifikasi.
- Form tambah, detail item, lampiran, approval, cara membuat PO, serta hubungan dengan PR Inventory belum terverifikasi.